10 April 2018

Delusi Cinta

Repost dari tweet dr jiemi ardian @jiemiardian

Delusi cinta itu sebuah kepercayaan irasional, egosentris, tidak seusai realita, tidak bisa dipatahkan bahwa seseorang adalah pasangan hidupnya. Dia percaya ini 100% benar, dan tidak ada yang bisa menyanggah kebenaran ini

Bahasa gampangnya, dia cinta mati sejati sehabis habisnya
Ketika seseorang jatuh cinta dan sangat meyakini sosok yg dicintainya adalah pasangan hidupnya tanpa keraguan sama sekali, waspadalah ini delusi/paham yang merupakan gangguan pikiran dalam psikiatri

Apalagi kalau sampai tidak memandang keluarga/lingkungan sekitar. Bahaya

Pernah ga ketemu orang yang ngebet banget ngotot suka sama kamu? Udah ditolak mati matian eh tetep ngotot deketin?

Ya bisa jadi itu persistence... Tapi bisa jadi itu juga delusion...

Bisa jadi itu bukan cinta, tapi gangguan pikiran
Gimana membedakannya?

Kalau perasaan tersebut sebegitu besarnya sampai mengganggu kehidupan; jadi malas bekerja, sekolah, meninggalkan keluarga, tidak lagi mampu bertanggung jawab atas hidupnya maka itu delusion, Delusion itu merusak, Cinta itu membangun, bukan menghancurkan

"Tapi dok cinta kan gak pake logika"
Ini mitos, cinta bisa dilogika.. Sangat bisa..
Bahkan jika kita mencintai tanpa logika, justru ini yang buat kita menyakiti diri sendiri.
Harapan kita akan cinta yang ga realistis inilah yang menyakitkan. Bukan cintanya sendiri

Harapan akan ada yang menerima kita apa adanya, harapan akan cinta sejati, harapan akan cinta yang membuat bahagia selamanya, harapan akan adanya soulmate, cemburu tanda cinta...
Semua ini harapan irasional yang membuat kita menyakiti diri sendiri..

Kenapa irasional? Karena semua harapan tadi hanya ada di novel romantis, film Hollywood, serial Korea, tapi tidak pernah ada di realita
Tidak akan ada pasangan yang sempurna
Tidak akan ada dia yang mengerti dan menerima km apa adanya
Kita perlu mengusahakannya bersama
Hubungan cinta yang sesungguhnya membutuhkan skill komunikasi, cope stress, kerjasama yang tinggi.
Bukan berdasarkan cinta yang berbunga bunga. Bukan berdasar kisah romantis.

Note: Saya juga belum menguasai itu semua kok.Lalu bagaimana mengatasi nya?

Sadari bahwa cinta romantis itu hanya fantasi di cerita dongeng. Tidak benar benar ada. Cinta yang sesungguhnya butuh kerja keras untuk merawatnya
Sadari bahwa kita hidup dalam realita, bukan kisah cinta dongeng
Bangun woi bangun!

Jika karena cinta seseorang meninggalkan pekerjaannya, pergi meninggalkan keluarganya, anaknya, suami/istrinya, segera konsultasikan ke psikiater terdekat
Sebelum isi pikiran ini diyakini menjadi realita, ada baiknya kita meminta pertolongan

Itu bukan cinta, tapi delusi

Yuk berhenti nonton film romantis, baca novel romantis, serial Korea romantis, biar harapan kita akan sebuah hubungan bisa kembali jadi realistis
Seru si drama drama itu, tapi kita jadi dicuci otak mempelajari hal yang salah. Akhirnya kita jadi ga bahagia
Salam sadar

Eh ada satu lagi kelupaan banget
Buat yg masih galau galau delusi cinta, please stop dengerin lagu galau juga. Lagu, film, novel akan makin ngerusak kamu dalam masa pemulihan ini
Sembuh dulu ya, habis itu baru terserah mau ngapain.