11 September 2008

sore itu gue duduk didepannya dan hawa begitu terasa dingin

Sore itu gue duduk didepannya dan hawa begitu terasa dingin, beberapa pelayan hilir mudik menghiasi pandangan gue yang masih bingung ngeliat dia diem aja didepan gue "Lo kenapa sih akhir2 ini", "gue tau gue salah, tapi jangan gitu dong", "makan ya...", "coba lo mau makan apa sekarang?", "kamu cantik deh hari ini", "cream sup gimana", "jangan diem gitu dong sayang", "kamu jangan nangis yah...", "mas...mas...ada tisyu ga?", "semua emang salah gue tapi ini emang udah kejadian...", "dimakan ya sayang...ini enak loh", "bukan sayang dia bukan siapa2 aku...", setelah percakapan itu dia hanya diam membisu menegaskan bahwa ia tidak menyukaiku lagi, "ya tuhan mengapa dia diam saja...", "mungkin ada baiknya bila sgala perbedaan yang menghadang, akan kuratapi penuh penyesalan" *sok2 gaya ngomong sendiri didalem hati kaya bintang sinetron stripping*, mungkin ini yang disebut pengorbanan, sudahlah...gue diem dia juga diem... biar aja semuanya berakhir... dan asal lo tau ya...yang didepan gue itu adalah "BOTOL KECAP", "GYAHAAHAHAHAHAHA.....", mau aja lo gue boongin. sekian...terimakasih... wakakkkakakaka....
(abis itu nangis gara2 masi jomblo)

1 comment:

Jangan Ragu untuk Berkomentar... Ayo kamu bisa....