13 March 2012

nonton negeri lima menara


Kali ini gue akan ngereview film negeri lima menara film yang nyatanya berdasarkan dari sebuah novel laris yang berjudul sama negeri lima menara, oh iya kali ini saya dikagetkan dengan 21cineplex, karena film ini diputar dengan format digital, dan bener aja filmnya lebih jernih, warna yang dihasilkan format digital itu lebih tajam, hanya saja gambar terkesan flat dan datar, layar bioskop terlihat lebih kotak dari biasanya yang melengkung akibat distorsi film seluloid (sok tau banget sayah), intinya didepan opening sebelum film dimulai tampil sebuah brand bertajuk doremi digital (doremilabs) diambil dari internet -Doremi Cinema, the market leader in digital cinema server technologies announced today that it will host a sponsored cinema technology- dan finally gambarnya tuh jernih banget kayak dari lcd gitu, apasih?? gue ga ngerti format film digital, yang gue ngerti adalah film ini diputer dengan hardisk dan bukan dari film seluloid, dan gue seneng sama kemajuan teknologi, berarti dengan adanya teknologi ini gue bisa dateng ke 21cineplex sambil bawa hardisk eksternal gue yang 1 terra sambil bilang "mas bisa minta kopiannya ngga?" hehehe.

Opening film dibuka dengan keindahan pemandangan sumatera barat, bukit tinggi yang mempesona, berkisah tentang si alif yang berkeinginan melanjutkan studi ke bandung karena dia bercita-cita ingin menjadi engineer pesawat terbang seperti bapak BJ Habibie, namun cita-citanya tak kesampaian karena kedua orangtuanya ingin menyekolahkan alif ke pondok pesantren madani di jawa timur. dan disana alif bertemu oleh teman-temannya yang bernama raja lubis, said jufri, dulmajid, atang dan baso disana ia belajar menimba ilmu hingga dewasa, kemudian mereka kembali bertemu di trafalgar square untuk reuni.

Review film ini, cinematografinya keren banget dan warna yang dihasilkan kamera tuh terang banget, warna awan yang biru sangat ditonjolkan dalam film ini, skenarionya bagus bikin gue nangis apalagi pas adegan si alifnya dianterin sama bapaknya naik bis ke pondok, terus ditungguin pas ikutan test, nah pas ikutan test tuh si alifnya pingin kalo dia ga lulus jadi jawabannya dibuat salah, tapi dia nggak jadi ngelakuin hal itu, soalnya kasian liat bapaknya berdiri diluar pintu sambil senyum, yang bikin gue sedih tuh kejadian ini tuh gue banget dan setiap anak lelaki pasti punya cerita ini, cerita dimana pasti lo dulu pernah dianterin ke sekolah sama bokap/nyokap, sama halnya ketika gue dulu waktu kuliah gue dianterin sama bokap gue buat daftar kuliah, berdua bokap juga gue liat nama gue terpampang disebuah papan bertajuk daftar nama mahasiswa baru. itu dulu banget..... sampe kalo inget gue jadi sedih hiks...hiks... sedih karena gue belum bisa bahagiain mereka berdua. akting dari kelima sohibul menaranya juga natural banget, si atang dengan logat sundanya natural banget main filmnya, si raja lubis juga natural banget main filmnya, pokoknya serba natural dan indah, satu kata beautifull untuk film ini, dan kalo kamu2 pingin nostalgia liat ikang fauzi berakting nah film ini bagus buat kamu, soalnya peran ikang fauzi di film ini tuh bagus banget dan ada lucunya juga. ada juga satu orang yang gue nebak2 diajadi guru bahasa inggris di pondok itu dan setelah gue liat2 mukanya kok perasaan kayak vokalisnya rocket rockers yang dari bandung itu ahhahaha... ga tau deh gue googling juga ga nemu, emang sekarang banyak vokalis yang pernah main film kayak giring nidji di film sang pencerah, ada juga vokalis project pop ga tau namanya hehe....

abis itu kan gue nonton di b-square Abis keluar bioskop eh eda shooting uya kuya yaudah ga jadi pulang dulu, nonton lagi shooting uya kuya hehehe.

score :  *****

* ga usah diliat poster filmnya
** tanya temen aja gimana filmnya (ga usah nonton)
*** nonton aja daripada ga ada yg ditonton
**** wajib nonton, filmnya bagus
***** nonton dua kali dech


No comments:

Post a Comment

Jangan Ragu untuk Berkomentar... Ayo kamu bisa....