Skip to main content

Ibu Ani yudhoyono marah lagi di instagram

Ibu Ani yudhoyono marah lagi di instagram, yups.... gara2 ada salah satu commenter dengan id erie_nya >> mungkin erie namanya bilang kalo ga pas aja make batik di pantai, mungkin si erie pengennya keluarga presiden jangan pake batik di pantai, mungkin si erie pengennya keluarga presiden mungkin pake swimsuit atau apparel dari ripcurl atau quick silver clothing line, biar kayak surfer gitu...wkwkwkwk... ya ga lah bcanda om...




lagian ga ada yang salah kok sama foto ini, yang salah tuh kalo fotonya pada menghadap ke belakang baru salah.... wong semuanya senyum menghadap ke kamera kok....



hehehehe.... udah bu ani komen kayak gitu delete aja dan ga usah di komenin balik. come on.... ini internet bu....

from kompas.com

Akun Instagram milik Ibu Negara Ani Yudhoyono kembali menjadi bahan perbincangan di media sosial. Bukan karena hasil karya Ani, melainkan karena komentar istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. Ani menyebut follower-nya "sangat bodoh".

Masalah itu muncul dalam foto keluarga SBY ketika berada di Pantai Klayar, Desa Sendang, Pacitan, Jawa Timur. Mereka yang berpose di pinggir pantai, yakni SBY dan Ani, Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Pohan serta putrinya Almira Tunggadewi Yudhoyono alias Aira. Ada pula Edhie Baskoro Yudhoyono dan istrinya, Siti Rubi Aliya Rajasa. Mereka semua kompak mengenakan pakaian batik.
Rupanya, pakaian batik itu yang menjadi pemicu masalah.

Salah satufollower Ani dengan akun @erie_nya berkomentar,
"Baju batik sudah dikenakan di mana-mana, bukan hanya untuk acara resmi saja, namun juga acara setengah resmi, bahkan santai."

Entah mengapa sepertinya Ani merasa terganggu dengan komentar itu. Ia bereaksi dengan membalas @erie_nya,

"Subhanallah, komentar anda yang sangat bodoh. Kok anda tidak berpikir bahwa kami sedang melakukan kunjungan dan mampir sebentar ke pantai itu sekalian lewat? Come on, apa tak ada komentar lain yang lebih bisa diterima siapa saja?"

Erie lalu kembali membalas, "Iya ibu, saya barangkali memang masuk dalam golongan orang Indonesia yang masih bodoh. Semoga ibu berkenan memberi saya pencerahan agar kelak saya bisa pintar seperti ibu." Pemilik akun itu juga meminta maaf jika komentarnya membuat Ani marah.

"Saya ngga cari ngetop. saya cuma kasih komen yang tak memuji. Jika Tuhan saja bisa mengampuni dosa-dosa saya, saya percaya Ibu pun akan memberi maaf kepada saya, kepada salah satu warga negara Indonesia yang masih bodoh.. Doa saya selalu, agar Ibu dan Bapak Presiden sekeluarga terus sehat dan senantiasa mampu untuk membuat negara ini maju dan membuat pintar warga negara yang masih bodoh seperti saya. Maafkan jika komentar2 saya sebelumnya membuat Ibu tidak berkenan."

Setelah menjadi pemberitaan di media, komentar dalam akun Instagram @aniyudhoyono terus mengalir. Namun, tak ada komentar bernada negatif yang dapat bertahan lama. Komentar bernada mendukung dan memuji Ani yang dapat bertengger. Hanya segelintir komentar bernada netral.
Komentar-komentar bernada sindiran atau negatif kemudian lenyap. Salah satu follower sempat berkomentar,

"Komentarnya apa sih sampai membuat Ibu Negara, istri pemimpin rakyat menyebut rakyatnya bodoh? *orang bodoh bertanya".

Ada pula yang berkomentar, "Takut2 komentar soalnya sy juga masih bodoh. Jutaan orang lain mungkin juga ngga berani komentar karena juga bodoh." Tak lama, komentar itu hilang. Akunnya pun diblok.

Seperti diketahui, sebelumnya Ani juga berdebat dengan followers-nya setelah jepretannya dituduh hasil editan. Foto yang dimaksud adalah foto Aira ketika berpose di teras Istana Merdeka saat Kirab Budaya dalam rangka HUT ke-68 RI. Setelah perdebatan sengit, akun Ani diblok, lalu diaktifkan kembali dengan diakhiri sebuah penjelasan.

Kembali ke masalah bodoh, tanggapan Ibu Ani ini mengingatkan pada pernyataan Presiden SBY yang sebaliknya justru tak ingin ada penggunaan kata "bodoh". Pernyataan Presiden itu merupakan bagian dari sambutan di pembukaan Kongres XXI PGRI di Istora Senayan, Jakata, pada 3 Juli 2013.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mencantumkan beberapa arti untuk kata bodoh. Pertama, tidak lekas mengerti, tidak mudah tahu atau tidak dapat mengerjakan. Arti kedua, tidak memiliki pengetahuan, dalam konteks pendidikan atau pengalaman.

Dalam sambutannya itu, Presiden berkata, "Kalau bicara bodoh, seolah doa. Kalau kebelumcerdasan, Allah akan kasih jalan," kata Presiden.

http://nasional.kompas.com/read/2013/10/18/0717503/Saat.Ani.Yudhoyono.Sebut.Bodoh.untuk.Komentar.di.Instagramnya.

Comments